dari Ita ....
#####
bagus deh,rod...sori ya kalo elo udah pernah dapet
email ini...
--------------------------------------------------------------
PUISI INDAH DARI RENDRA
Sering kali aku berkata, ketika orang memuji
milikku,
bahwa sesungguhnya ini hanya titipan
Bahwa mobilku hanya titipan Nya, bahwa rumahku
hanya titipan Nya,
bahwa hartaku hanya titipan Nya
Tetapi, mengapa aku tidak pernah bertanya, mengapa
Dia menitipkan
padaku?
Untuk apa Dia menitipkan ini padaku?
Dan kalau bukan milikku, apa yang harus kulakukan
untuk milik Nya
ini?
Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yg bukan
milikku?
Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan
itu diminta kembali
oleh Nya?
Ketika diminta kembali, kusebut itu sebagai
musibah, kusebut itu
sebagai ujian,kusebut itu sebagai petaka, kusebut
dengan panggilan
apa saja yang melukiskan bahwa itu adalah derita
Ketika aku berdoa, kuminta titipan yg cocok dengan
hawa nafsuku,
aku ingin lebih banyak harta, lebih banyak mobil,
lebih banyak rumah,
lebih banyak popularitas, dan kutolak sakit,
kutolak kemiskinan.
Seolah semua "derita" adalah hukuman bagiku
Seolah keadilan dan kasih Nya harus berjalan
seperti matematika:
"aku rajin beribadah, maka selayaknyalah derita
menjauh dariku,
dan nikmat dunia kerap menghampiriku
Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang, dan bukan
kekasih
Kuminta Dia membalas "perlakuan baikku" dan
menolak keputusan Nya
yang tak sesuai keinginanku,
Gusti, padahal tiap hari kuucapkan, hidup dan
matiku
hanyalah untuk beribadah...
"Ketika langit dan bumi bersatu, bencana dan
keberuntungan
sama saja"
WS Rendra
Recent Comments